Cinta merupakan bagian dari episode paling romantis dalam kehidupan manusia. Karena cinta, hidup terasa lebih hidup. Namun, cinta ibarat pisau bermata dua. Disatu sisi berdampak baik, disisi lain membahayakan. Cinta bisa membuat orang bahagia, juga tak sedikit yang menderita. Banyak pernikahan digelar karena jalinan cinta, juga banyak perpisahan terjadi karena cinta. Cinta bisa lurus-lurus saja, tapi juga bisa sangat terjal, curam dan berliku. Tak sedikit yang bisa mereguk indahnya cinta, menikmatinya sebagai sebuah anugerah Illahi dan merengkuhnya dalam hidup penuh bunga. Namun, banyak juga yang terjungkal, terbanting dan tersesat di dunia cinta.
Dunia memang menawarkan keasyikan yang penuh dengan romantisme. Kerinduan terhadap sang kekasih menjadi bumbu penyedap yang membuat asa semakin bergelora. Saking dahsyatnya rasa yang ditawarkan oleh cinta, banyak anak manusia yang gelap mata, terbuai oleh cinta buta atau terbawa permainan cinta, sehingga terikat dalam genggaman cinta monyet, cinta fisik, cinta diri sendiri, cinta popularitas, cinta materiil yang kemudian memenjarakan manusia dalam kecanduan.






